Posts

Showing posts with the label Freedom for Palestine

Pengakuan Tentara Israel: Diperintah Bantai Warga Sipil Gaza

Image
Mantan tentara Israel ini mengenang masa-masa di mana dia diperintahkan untuk membantai warga sipil Palestina dengan peralatan tempur super cangih. Kekejaman tentara Israel terhadap rakyat Palestina dalam serbuan ke Jalur Gaza yang dilancarkan sejak awal Juli lalu menggugah memori Shai Davidovich. Mantan tentara Israel ini mengenang masa-masa di mana dia diperintahkan untuk membantai warga sipil Palestina dengan peralatan tempur super cangih. "Berita itu membawa saya kembali ke masa saat kami berada di sana dan kami mendapat perintah untuk menembakkan artileri setiap jam lima sore," tutur Davidovich dikutip Dream dari The Independent, Kamis 7 Agustus 2014. Dua tahun silam, kala tentara Zionis Israel menggempur kelompok Hamas di Gaza dengan operasi Pillar of Cloud, Davidovich menjadi intelijen lapangan. Saat itulah, pria yang saat ini menjadi direktur pendidikan untuk mantan tentara Israel--Breaking the Silence, berkali-kali diperintah atasannya untuk membantu menyiap...

Dokumen Rahasia: Negara Yahudi Dibangun di Tanah Arab Saudi

Image
Sebuah surat mencengangkan baru-baru ini dipublikasikan oleh Perpustakaan Inggris. Surat yang ditujukan untuk Duta Besar Inggris di Prancis itu ditulis pada 1917. Isinya sungguh mengejutkan. Sang penulis surat meminta pendirian negara Yahudi di wilayah yang saat ini menjadi Arab Saudi. Adalah Dr M L Rothstein yang menulis surat tersebut. Dia mengaku sebagai seorang dokter keturunan Yahudi Rusia yang tinggal di Paris. Dalam surat yang ditulis 12 September itu, Rothstein minta Dute Besar Francis Bertie untuk menaklukkan Provinsi El Hassa yang dikuasai Turki. Provinsi EL Hassa itu kini menjadi oasis di wilayah timur Saudi. Bertie kemudian menjelaskan kepada menteri Luar Negeri Inggris kala itu, Arthur James Balfour, bahwa Rothstein meminta kekuatan Etente, yang terdiri dari Rusia, Prancis, dan Inggris, agar menyatukan pasukan untuk membentuk Negara Yahudi di Teluk Persia.