Pengakuan Tentara Israel: Diperintah Bantai Warga Sipil Gaza
Mantan tentara Israel ini mengenang masa-masa di mana dia diperintahkan untuk membantai warga sipil Palestina dengan peralatan tempur super cangih. Kekejaman tentara Israel terhadap rakyat Palestina dalam serbuan ke Jalur Gaza yang dilancarkan sejak awal Juli lalu menggugah memori Shai Davidovich. Mantan tentara Israel ini mengenang masa-masa di mana dia diperintahkan untuk membantai warga sipil Palestina dengan peralatan tempur super cangih. "Berita itu membawa saya kembali ke masa saat kami berada di sana dan kami mendapat perintah untuk menembakkan artileri setiap jam lima sore," tutur Davidovich dikutip Dream dari The Independent, Kamis 7 Agustus 2014. Dua tahun silam, kala tentara Zionis Israel menggempur kelompok Hamas di Gaza dengan operasi Pillar of Cloud, Davidovich menjadi intelijen lapangan. Saat itulah, pria yang saat ini menjadi direktur pendidikan untuk mantan tentara Israel--Breaking the Silence, berkali-kali diperintah atasannya untuk membantu menyiap...